Monday, August 1, 2022

Buka Otopsi Brigadir Joshua ke publik

Buka Otopsi Brigadir Joshua ke publik


Pernyataan Otopsi ulang perlu dibuka ke publik dan tidak menyalahi hukum sebagaimana dinyatakan Mahfud MD mendapat dukungan pengacara Marga Hutabarat yang kini mendampingi ayah Yoshua Hutabarat dalam menuntut keadilan terkait pembunuhan Yohsua Hutabarat.

Dukungan pengacara Marga Hutabarat yang didaulat oleh S. Hutabarat. ketua perkumpulan marga Hutabarat Jabodetabek itu juga dinyatakan dalam bentuk konferensi Pers.

Orang Tua Joshua Hutabarat sebagai bagian dari Marga Hutabarat tentu saja berhak mendapatkan dukungan marga Hutabarat untuk pemenuhan hak-hak mereka, apalagi itu terkait dengan persoalan hak hidup. Seluruh rakyat Indonesia perlu mendukung pengungkapkan kasus pembunuhan Joshua Hutabarat.

Peristwiwa terbunuhnya Joshua Hutabarat mengakibatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri kina menukik tajam, berdasarkan survey yang dilakukan oleh salah satu channel youtube, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri hanya tersisa 10 persen.

Apabila aparat keamanan menjadi institusi yang tak lagi dipercaya masyarakat, siapa lagi yang dapat dipercaya masyarakat indonesia. Penegakkan keadilan, kesejahteraan masyarakat menjadi taruhannya.

Masih mungkinkah Presiden Jokowi menyelesaikan pemerintahannya dengan kepercayaan masyarakat yang tinggi?

Mungkin karena itulah beberapa kali Presiden Jokowi menegaskan agar kasus terbunuhnya Joshua di rumah petinggi Polri itu diselesaikan secara transparant. Kita berharap suara Presiden Jokowidodo masih didengar oleh kapolri dan tim khusus yang memeriksa kasus itu.


Dr. Binsar A. Hutabarat

https://www.binsarhutabarat.com/2022/08/buka-otopsi-brigadir-joshua-ke-publik.html



Dalang pembunuh Brigadir Joshua?

 



Kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas petinggi Polri belum juga terungkap, meski kejadian itu telah memasuki minggu ketiga sejak peristiwa itu diberitakan. 

Matinya Brigadir J dilaporkan terjadi pada tanggal 8 Juli 2022, otopsi terhadap Brigadir J telah dilakukan, namun keluarga dan masyarakat meragukan hasilnya, ada indikasi otopsi dilakukan dibawah tekanan.

Pelaku yang menembak Brigadir J, yakni salah seorang saksi utama, Bharada E, sudah diperiksa Komnas Ham, herannya saksi-saksi utama lain seperti Irjen Pol. Ferdy Sambo beserta istri belum juga diminta kesaksiannya, bahkan Komnas Ham hingga kini belum memanggil Ferdy Sambo dan istri meski telah memanggil ajudannya. 

Lucunya perwakilan Komnas Ham meminta metodenya tidak perlu diperdebatkan mengapa belum juga memanggil Irjen Ferdy Sambo dan Istri, padahal metode adalah cara yang tepat untuk menjawab masalah, karena itu metode tersebut layak untuk dipertanyakan.

Proses penanganan terbunuhnya Brigadir J sangat lambat sehingga menimbulkan spekulasi-spekulasi liar. Kepercayaan masyarakat terhadap polisi menukik tajam, salah satu survey mengatakan bahwa Kepercayaan Masyarakat terhadap polisi hanya tersisa 10 persen. Hal yang sama juga terjadi dengan Komnas Ham yang hanya mencapai 9 persen.

Masyarakat Indonesia, pemerhati Ham dunia, saat ini menantikan Kapolri dengan tim bentukannya secara transparan mengungkap, siapa dalang pembunuh Brigadir Joshua?


Dr. Binsar A. Hutabarat


SIAPA PEMBUNUH BRIGADIR JOSHUA HUTBARAT?


Kuliah Umum

      https://www.binsarinstitute.id/2026/07/kuliah-umum.html