Thursday, January 8, 2026

Saksi-Saksi Iman Sepanjang Sejarah


 

Saksi-Saksi iman

Ibrani 11:1-6, Kejadian 4 : 26, Kejadian 5: 21-23

 

Pendahuluan.

Kitab Ibrani pasal 11 secara runtut menjelaskan saksi-saksi iman yang hidup bergaul dengan Allah dan tidak hidup dalam kegelapan. Saksi-saksi iman itu mulai dari Habel yang dibunuh Kain, memilih untuk hidup mentaati Allah ditengah kehidupan manusia yang jahat, yang melawan Allah. Sebaliknya, Kain yang membunuh Habel, serta keturunannya justru hidup dalam kejahatan (Kejadian 4).  Saksi-saksi iman setelah Habel,kemudian Henokh hidup bergaul dengan Allah, hidup mentaati Allah meski harus menghadapi tantangan dan penderitaan dari mereka yang tidak beriman kepada Allah yang hidup dikuasai dosa dan kegelapan (Kejadian 5). Henokh adalah gambaran orang yang diangkat Tuhan sebelum kedatangan Tuhan yang kedua kali. Kalau Henokh diangkat Tuhan sebelum air bah, maka orang yang bergaul dengn Tuhan akan diangkat Tuhan ketika Tuhan datang sebagai hakim.

 

Saksi-saksi iman

Berdasarkan laporan Alkitab, manusia dicipta oleh Allah dan ditempatkan di taman Eden (Kejadian 1 dan 2). Tapi manusia yang diciptakan Allah mulia dan hidup dalam tempat yang baik, yaitu di Eden untuk mengikuti nasihat Ibis dan melawan Allah. Akibatnya manusia dikeluarkan dari Eden. Oleh kasihnya Allah menyapa Adam dan Hawa dan memberikan mereka pakaian dari kulit binatang,symbol pengampunan dosa yang Tuha berikan melalui pengorbanan Kristus di salib.

Setelah itu Adam dan Hawa memiliki keturunan Kain dan Habel. Kain hidup tidak beriman kepada Allah dan melakukan kejahatan, yaitu membunuh Habel. Keturunan Kain ini hidup dalam kejahatan, sebagaimana dijelaskan dalam kejadian 4. Sebaliknya keturunan Adam yang hidup dalam iman, mulai dari Habel yang dibunuh Kain dan tidak mempunyai keturunan, berlanjut  setelah Hawa melahirkan Set, dan kemudian Set melahirkan Enos, dan pada masa Enos Alkitab mengatakan orang mulai memanggil nama Allah.Bisa dikatakan pada masa Enos terjadi kebangunna rohani. Dari keturunan Enos ini lahirlah Henokh anak dari Yared. Henokh hidup bergaul dengan Allah dan kemudian diangkat Tuhan sebelum Tuhan menghakimi bumi dengan air bah pada masa Nuh.

Alkitab mengatakan manusia bertambah jahat, keturunan Kain yang tidak beriman kepada Allah, menikah dengan keturunan Set. Percampuran orang tidak beriman, dan mereka yang meninggalkan komunitas orang percaya, ternyata melahirkan orang-orang jahat. Kehidupan tanpa ian kepada Allah menghasilkan kehidupan yang jahat. Manusia hanya dapat hidup benar dalam iman kepada Allah.

 

Iman dan Ujian

Bernarlah iman yang murni layak untuk menerima ujian. Mereka yang beriman kepada Allah , hidup mentaati Allah. Henokh hidup bergaul dengan Tuhan, dan Henokh diangkat Allah sebelum Allah menghakimi bumi dengan air bah.

Demikian juga kita yang hidup menantikan kedatangan Yesus yang dedua kali perlu hidup bergaul dengan Allah, supaya kektika Yesus datang kita diangkat oeh Allah dan tidak dihakimi bersma duna yang aan dihancurkan oleh Allah karena kejahatan manusia.

 https://www.binsarinstitute.id/2026/01/saksi-saksi-iman-sepanjang-sejarah.html

No comments:

Post a Comment

Saksi-Saksi Iman Sepanjang Sejarah

  Saksi-Saksi iman Ibrani 11:1-6, Kejadian 4 : 26, Kejadian 5: 21-23   Pendahuluan. Kitab Ibrani pasal 11 secara runtut menjelaska...